Asal maknanya romadhon adalah panas yang sangat terik, membakar. Hikmah utamanya adalah mampu membakar seluruh dosa-dosa. Catatan amal menjadi positif. Selesai Rpmadhon, kita terlahirkan lagi. Kembali ke posisi semula. Fitrah (kondisi awal penciptaan, belum ada contoh sebelumnya). Terbuat dari tanah (unsur bumi) dan ruh (unsur langit). Dengan ruh itu kita menjadi hidup.
Sebelum itu kita diikat oleh
janji QS. 7:172-173. Saat itu Alloh membaiat kita. Meminta kesaksian adam dan
ank cucunya. Bukankah aku ini Robb mu? Benar ya Robb, engkau adalah tuhan kami.
Jadi kita bertauhid sejak semula. Alloh berpesan, jangan sampai nanti di hari
kiamat, jangan samapi beralasan lupa. Padahal lupa itu dimaafkan. Dibebaskan dari
umatku karena salah (yang tidak disengaja) dan lupa. Mengapa demikian? Karena sekian
banyak peringatan diturunkan Alloh, baik melalui nabi dan rosul dan juga
diingatkan Alloh melalui kitabNya.
Jangan sampai juga kita beralasan,
yang musrik itu kan orang tua kami, kami kan turunan mereka masak engkau
binasakan kami? Yang salah kan nenek moyang kami. Kan sudah diingatkan di
kitabNya. Tegakkan seluruh jiwa ragamu (hai anak cucu adam) untuk agama yang
lurus. Itulah fitroh kalian. Jagalah itu. Kewajiban orang tua adalah menjaga
fitroh itu. Alloh memfitrahkan pada setiap manusia seperti itu (bahkan sebelum
pembuahan). Tidak ada perubahan terhadap fitrah itu. Namaun sayang, sebagian
besar manusia malah tidak mau.
Dengan demikian, setelah puasa
romadhon kita kembali ke posisi fitroh. belum pernah berbuat dosa, bahkan kita
bertauhid. Jadi bukan berarti suci. Ingat bukan puasanya saja, tapi malam nya
juga. Sholat lail ditegakkan. Tarawih asal maknanya santai, bersenang-senang. Sehingga
tidak ditentukan rakaatnya. 2 rekaat boleh, 8 boleh, lebih dari itu silahkan. Meromadonkan
diri kita artinya Mengahanguskan segala dosa-dosa kita.
Beristighfar itu juga bisa
menghapus dosa. QS 66:8. Bertaubatlah yang nashuhah (tidak lagi mengulang), 24
karat. Jika itu, maka yang kita dapatkan adalah PASTI Tuhanmu akan memaafkan
segala dosa-dosa. PASTI akan memasukkan kalian ke syurga (yang mengalir di
bawahnya sungai-sungai, lebih putih dari salju dan lebih manis dari madu). Cahaya
ada pada muka mereka. Saking bahagianya, mereka berkata, sempurnakan cahaya
kami. Rosululloh tidak kurang 100x dalam beristighfar. Sebaiknya setiap habis
sholat. Seperti juga pada ayat puasa, pasti kamu menjadi bertaqwa, walau
redaksinya menggunakan kata SEMOGA.
Shodaqoh dan infaq juga menghapus
dosa. Tentu karena Alloh. Bisa berbentuk makanan dll, bahkan jasa. Kita berikan
tempat duduk pada ibu yang menggendong anak di bis yang penuh sesak. Termasuk tutur
kata yang baik, termasuk sedekah. Menjauhi dosa besar, juga menghapus dosa. Perbuatan
baik setelah perbuatan dosa, juga bisa menghapuskan. Melangkah ke masjid. Satu langkah
terhapus satu dosa. Ada sahabat yang akan pindah rumah dekat dengan masjid.
Rosul melarang. Karena semakin banyak dosa yang terhapus. Menyambut seruan
Alloh dan Rosul juga menghapus dosa, bentunya bisa bersyukur, percaya betul.
Mencintai Rosul juga bisa menghapus dosa. Iman taqwa. Ketika wudhu (lillahi ta’ala),
air wudhu mengapuas dosa tangan, dosa muka (mata), dosa kaki dan seterusnya. Jadi
ada BANYAK cara penghapusan dosa.
Berusaha untuk tidak berbuat dosa
berarti meromadhonkan diri. Mengalqur’ankan diri. Al Qur’an itu sumber kebahagian
keberuntungan, jauh dari yang mencelakakan dan merugikan. Sedangkan yang tidak
bahagia, penuh kemelut, penuh kesulitan tanpa solusi adalah yang mendustakan Al
Qur’an, berpaling dari Al Qur’an, tidak beriman dengan Al Qur’an. Di hari
kiamat mereka kami kumpulkan dalam keadaan buta. Akan dilupakan Alloh. Saat itu
mereka protes. YA Alloh mengapa engkau butakan kami. Dijawab itu begitu juga
kamu saat kamu di dunia, telah datang kepadamu ayat-ayat kami. Engkau abaikan. Sungguh
adzab akhirat itu paling dasyat, paling kekal.
Karena romadhon hanya berumur 29/30
hari, maka kita lestaraikan di waktu sisanya. Caranya dengan mengemas apapun
bentuk aktifitas kita itu lillahi ta’ala. Termasuk korban perasaan, tidak mudah
tersinggung. Oleh karenanya jangan puasa yang biasa-biasa saja (menahan diri
tidak makan minum, tidak berhubungan di siang hari). Di atas itu ada puasanya
orang khusus, selain itu menahan seluruh organ tubuh (mata, telinga, kaki). Semua
dikendalikan. Yang tertinggi, selain kedua tadi, mempuasakan hati dan pikiran. Perhatikan
dua-duanya (hati dan pikiran) itu kecil, tapi dunia bisa masuk. Tentu puasa
jenis ini paling berat. Namun demikian tipe pertama tadi dijanjikan Alloh
dengan syurga. Oleh karenanya kita pertahankan di 11 bulan berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar