Kamis, 29 April 2021

Nuzulul Qur'an

Setiap hal yang bersinggungan dengan Al Quran, akan penuh Keberkahan. Sebaik-baik pembicaraan adalah pembicaraan tentang Al Qur’an. Karena Al Qur’an itu kalam Alloh.

Kedudukan Al qur’an adalah sebagai berikut. Pertama, Alqur’an adalah firman (wahyu) Alloh yg petama kali di dengar Rosul (Al Alaq 1-5).  Kedua, Al Qur’an turun di malam terbaik, turun pada bulan terbaik, turun kepada rosul terbaik. Ketika rumah dibacakan Al Qur’an, maka rumah akan menjadi lebih baik.

Dalam Surah Ar Rohman, ada satu kalimat yang diulang. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustaan. Biasa suat ini dinamakan Surat Ni’mah, surat tentang kenikmatan yang sangat banyak. Yang menarik adalah bagian awal surat ini. Nikmat yang utama adalah Mengajarkan Al Qur’an. Alloh SWT  mendahulukan Al Qur’an sebelum penciptaan kenikmatan2 yang lain.

Alqur’an dan hadist banyak membahas keutamaan Alqur’an. Beberapa diantaranya: Pertama, Alloh mengangkat derajat seseorang di syurga dengan Al Qur’an. Dikatakan pada pembaca Al Qur’an. Bacalah dan naiklah ke syurga. Karena derajatmu di syurga tepat di akhir surat yang kamu baca. Di syurga bukan lagi ladang beramal. Syurga tempat balasan amal. Di sini justru Alloh memerintah penduduk syurga untuk membaca Al Qur’an. Orang kan merasakan kenikmatan luar biasa ketika membaca Al qur’an. Hadist ini cukup menunjukkan betapa utamanya dan mulianya Al qur’an.

Sesungguhnya Alloh memiliki ahlu (teman). Dan teman Alloh adalah Alqur’an. Setiap yang membaca diistimewakan. Untuk menjadi ahlu, pertama menjadikan hati kita siap menerima Alqur’an. Alloh tidak akan menempatan Al Qur’an di tempat yang belum siap. Betaubatlah. Alloh mengetahui kebaikan di hati kalian, maka siapkan hati kita untuk menerima kebaikan. Caranya punya tekad semangat yang kuat untuk menjadi ahlulloh. InsyaAlloh Alloh akan mendekatkan kita dengan Al Qur’an.

Kedua, kita harus mengetahui bagaimana Alqur’an itu membekas di hati para shabat. Para sahabat, ketika baca, merasakan eakan Alqur’an itu turun untuk dirinya, bukan untuk semua orang. Perintah yang ada di Alqur’an mereka kerjakan. Sesungguhnya nasihat yang paling membekas di hatiku adalah nasihat ayahku. Wahai anakku, bacalah alqur’an seakan akan alqur’an itu turun pada dirimu sendiri. Perintah Alloh sangat besar, sehingga kita segera melaksanakan itu.

Ketiga, konsisten membaca Al Qur’an, rutin terus menerus. Kalau kita putus dengan Alqur’an maka kita bukan menjadi ahli Qur’an. Jadikan Alqur’an sebagai teman. Carilah teman yang mau diajak berdiskusi dan mendengar Alqur’an. Rosul memerintahkan Abdulloh ibnu Mas’ud untuk membaca Al Qur’an. Mengapa engkau menyuruh saya membacakan untuk Anda. Bukankah alqur’an itu turun kepada engkau? beliau kaget. Kemudian ibnu ma’ud membaca hingga rosul meneteskan air mata. Ambil manfaat dari Alqur’an.

Semakin banyak membaca, semakin banyak manfaat yang kita ambil. Alqur’an itu seperti buah kurma. Semakin lama kamu menggigit dan mengunyah semakin lama kamu menikmati manisnya. Kalau langsung ditelas, tidak akan menerima manisnya. Serperti itulah Al Qur’an.

 Ar Ro’ad 17. Alloh menurunkan dari langit air hujan, maka di lembah akan mengalir di atasnya air. Tafsir ayat ini, jika hati kita dijadikan seperti lembah yang luas, seluas itu air yang turun dari langit. semakin banyak membaca Alqur’an, maka semakin banyak manfaat. Marilah sering bersama Alqur’an. Amalkan yang ada di dalam Alqur’an.

Terakhir, Alqur’an itu seperti tali Aloh. Mari berkhayal, alqur’an itu seperti tali yang turun dari langit. Barang siapa yang memegang tali itu akan sampai ke Alloh an selamat. Barang siapa yang lalai dia akan celaka. Kisah dalam Alqur’an jika bisa membuat kita menangis maka akan membuat hati kita menjadi lembut. Di surah Hud, dikatakan, Kami kisahkan kepadamu agar bisa membuat hati kamu menjadi kuat. Keselamatan didapat jika mengikuti petujuk dari Alloh melalui Al Qur’an.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar