Kamis, 29 April 2021

Doa Yang Tak Tertolak

 Al Baqarah 185 itu tentang syahru romadhon, Bulan al qur’an. Membaca dan mentaddaburi Al Qur’an. Ulama Salaf, selalu memegang Alqur’an diletakkan di dadanya. Sambil berkata, Ini adalah kitabulloh, kalamulloh  dan saya harus membacanya, merasakan nikmatnya . saya harus senantiasa bersamanya. Berusaha menerapkan hasil tadabbur tadi di kehidupan sehari-hari. Pentingnya Doa. Mengapa ayat ini dikaitkan dengan puasa romadhon. Benar Alloh mengaijbahi di hari2 lain, akan tetapi di bukan Romadhon Alloh lebih intens lagi mengabulkan doa di ublan Romadhon. Ingat Alloh maha dekat, pasti mengijabahi doa hambanya yang sedang berpuasa.

Bagi yang puasa, hak untuk berdoa seperti orang yang sakit yang punya obat yang 100% bisa menyembuhkan, tetapi di kenyataan banyak yang tak menggunakan. Seperti orang sakit punya obat, tetapi tidak mau meminum obatnya. Sayang sekali, orang puasa tapi tidak berdoa. Ayo, mintalah keoadaKU, akan Aku beri. Dimana orang yang meminta, pasti akan aku berikan. Dimana yang istighfar, pasti akan AKU ampuni. Gunakan beroda sebanyak banyaknya. Umar mengatakan, saya hanya ingin sekali untuk berdoa, saya tidak bernafsu untuk diijabahi. Karena itu hak Alloh. Saya hanya bergairah untuk berdoa.

Ingat, berdoa ada adabnya. Harus memulai dengan memuji Alloh dan rosul baik di awal maupun di akhir. Pastikan betul-betul membutuhkan Alloh dan yakin Alloh mengijabahi. Bahkan kalau perlu, berdoalah seperti orang yang tenggelam di laut. Tak ada yang bisa menolong, hanya Alloh semata. Sama seperti pada orang di kapal di lautan lepas saat ada badai. Harus benar-benar merasa butuh. Jangan berdoa dengan coba-coba. Para ulama, ketika berdoa selalu dengan tulus sesuai dengan yang dimaui hati. Jangan sampai keluar di lisan, tapi hati tidak mengetahui yang dilisankan. Doa pakai bahasa apa saja, Alloh paham semua jenis bahasa.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar