Al Baqarah 185 itu tentang syahru romadhon, Bulan al qur’an. Membaca dan mentaddaburi Al Qur’an. Ulama Salaf, selalu memegang Alqur’an diletakkan di dadanya. Sambil berkata, Ini adalah kitabulloh, kalamulloh dan saya harus membacanya, merasakan nikmatnya . saya harus senantiasa bersamanya. Berusaha menerapkan hasil tadabbur tadi di kehidupan sehari-hari. Pentingnya Doa. Mengapa ayat ini dikaitkan dengan puasa romadhon. Benar Alloh mengaijbahi di hari2 lain, akan tetapi di bukan Romadhon Alloh lebih intens lagi mengabulkan doa di ublan Romadhon. Ingat Alloh maha dekat, pasti mengijabahi doa hambanya yang sedang berpuasa.
Bagi yang puasa, hak untuk berdoa seperti orang
yang sakit yang punya obat yang 100% bisa menyembuhkan, tetapi di kenyataan
banyak yang tak menggunakan. Seperti orang sakit punya obat, tetapi tidak mau
meminum obatnya. Sayang sekali, orang puasa tapi tidak berdoa. Ayo, mintalah
keoadaKU, akan Aku beri. Dimana orang yang meminta, pasti akan aku berikan. Dimana
yang istighfar, pasti akan AKU ampuni. Gunakan beroda sebanyak banyaknya. Umar
mengatakan, saya hanya ingin sekali untuk berdoa, saya tidak bernafsu untuk
diijabahi. Karena itu hak Alloh. Saya hanya bergairah untuk berdoa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar