Kamis, 02 September 2021

Metode mengajar dengan memberi harapan dan ancaman

 

Tujuan diberikan ancaman pada Al Qur’an adalah agar kita semakin cinta pada Alloh SWT. Barang siapa berbuat kejahatan walaupun kecil, pasti akan menerima balasannya. Ingat, Alloh maha pengampun, tapi beritahu bahwa adzab Alloh sangat menakutkan. Al Qur’an memberikan gambaran jelas antara surga dan neraka. Balance antara berita yang menggembirakan dengan berita yang menakutkan. Ini adalah metode bagus dalam pendidikan.

Ketika kita banyak membaca pendidikan, guru jangan banyak mengancam. Karena membuat siswa lari. Tapi jangan sampai melupakan metode Qur’ani, yaitu Harapan (berita gembira) dan Ancaman. Ini adalah metode pendidikan sekaligus metode dakwah. Harus seimbang. Jika harapan terus, maka membuat siswa malas. Ulama banyak melahirkan kitab terkait ini.

Metode ini banyak cara menyampaikannya, diantaranya (1) menyebutkan kecintaan Alloh dan kebenciannya. Alloh mencintai orang yang sabar, mencintai orang bertaqwa. Alloh tidak mencintai orang yang dholim, orang fasik, orang kafir, orang yang membuat kerusakan.

Kecintaan Alloh pada 3 perkara, yaitu (1) beribadah hanya pada Alloh, jangan menyekutukanNya, harus ikhlas  (2) berpegang teguh dengan tali Alloh (Al Qur’an dan Sunnah, jangan berpecah belah . Alloh benci 3 perkara yaitu menerima berita yang tak benar dan kita percaya begitu saja. Penyebar hoaks adalah nggibah dan pengadu domba. (2) banyak meminta harta pada orang lain. Mintalah harta pada Alloh bukan pada manusia. Banyak bertanya yang kurang bermanfaat (3) mensia-siakan harta, mengeluarkan harta yang tidak diridhoi Alloh, untuk tujuan haram. Berlebih-lebihan dari batas yang dibolehkan. Seperti saat wudhu, jangan berlebihan menggunakan air.

Sesungguhnya Alloh Maha Mulia dan mencintai kemuliaan, mencintai orang-orang mulia, mencintai akhlak mulai, membenci akhlak yang hina. Orang mulia adalah orang yang memulyakan orang lain dan memiliki karakter suka berinfaq suka membantu, mudah menolong, pemberani menolong orang dari kedzaliman. Akhlak mulia adalah berbudi perkeri tinggi, karakter baik, iman kuat, senantiasa taat, bisa menggunakan waktu dengan baik. Akhlak hina, terus melakukan dosa, tidak sadar, ghibah, adu domba, melakukan hal yang tidak bermanfaat. Orang yang baik, yang bisa mengendalikan hawa nafsunya. Alloh menciptakan akal agar manusia bisa melebihi malaikat, namun jika gagal akan lebih rendah dari binatang.

Cara ke dua adalah menyampaikan balasan di hari Akhirat. Ada 3 golongan yang Alloh tidak ingin melihatnya, yaitu orang yang (1) durhaka pada orang tua (2) wanita yang menyerupai laki-laki, dan sebaliknya (3) Dayyus, orang yang mencintai keburukan, meskipun itu terjadi di keluarganya. Ingat, di Akhirat dengan izin Alloh kita bisa melihat Alloh, tapi Alloh tidak melihat 3 golongan ini. Ada 3 golongan yang tidak masuk syurga, kalau tobat masuk syurga terakhir (1) durhaka pada orang tua (2) orang yang suka Khamr, termasuk narkoba, segala yang merusak akal (3) orang yang memberi dengan mengingat – ingat sehingga menyakitkan bagi yang diberi. Memberi dengan niat pamer, imbalan menghormatinya, dll.

Kaidah : Perintah Alloh berarti larangan bagi kebalikannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar