Kamis, 09 September 2021

Mengajar dengan Metode Berkisah

Untuk menerapkan metode memberi harapan atau ancaman ata gabungan keduanya, harap diperhatikan keadaan peserta didik. Misal ada yang sakit, didoakan, jika ada orang tua murid yang meninggal didoakan agar diampuni dosa-dosanya, dan dimasukkan ke syurgaNya. Dalam menyampaikan dampak dunia dan akhirat harus seimbang  khususnya untuk masalah ukhrowi. Efek yang akan dicapai di akhirat juga harus disampaikan. Misal, sholat jika dilaksanakan manfaat dunia kita akan di disegani dan dihormati orang, tetapi juga disampaikan terlebih dulu dan utama bahwa sholat adalah amalan utama dan pertama yang di khisab. Begitu juga dengan amalan baca Al Qur’an dst. Tetapi untuk urusan dunia, manfaat dunia silahkan disampaikan, manfaat akhirat tidak harus. Contoh, belajar berenang. Manfaat dunia agar bugar dan bisa suvival, tapi manfaat akhirat tidak harus disampaikan.

Metode bercerita menarik dan bermanfaat. Ada 2 pelajaran, menarik karena semua orang dari anak-anak sampai orang dewasa suka dengan cerita. Manfaat berikutnya dalam bercerita banyak ibroh (pelajaran). Metode ini banyak dilupkan oleh guru dan murobbi. Ini manhaj Qur’ani dan Nabawi. Rosul tidak hanya suka bercerita tetapi juga suka dibacakan cerita. Aisyah membacakan 11 pasangan pada rosul. Rosul juga senang diberi cerita oleh Damim Ad Daari, tentang adanya Dajjal ketika melaut di laut Yaman. Tujuan etode ini adalah untuk memperkuat hati seseorang. Biasanya guru SD yang banyak mempraktikkan.

Contoh 1. Hadist Bukhori Muslim. Rosul bercerita. Dulu ada orang yang membeli lahan tanah. Kemudian dia menggali tanah dan menemukan bejana emas. Dia merasa gak enak. Karena yang dibeli adalah tanahnya. Dia berusaha mengembalikan emas ke penjual. Penjual menjawab, saya itu menjual tanah beserta isinya. Luar biasa ini. Dua-duanya menolak. Tidak ada kata sepakat. Dicarilah seorang penengah (hakim). Hakim berkata, Apakah kalian punya anak? Pembeli bilang, saya punya anak laki-laki (penjual) dan saya punya anak perempuan (pembeli). Jadikan emas ini untuk pasangan keduanya. Keputusan yang bijak.

Pelajaran pertama, cinta harta adalah normal, manusiawi. Cinta harta itu ujian. Yang tidak boleh adalah cinta yang berlebihan. Diantara manusia, karena kuatnya iman, takutnya amanah, dan khawatir haramnya sesuatu, akhirnya mengklarifikasi emas tadi. Pelajaran kedua, kita harus punya kejelian, kalau harta kita itu harus halal, menjauhi yang haram. Pastikan asal usulnya. Jangan sampai kita abai dan tidak hati-hati. Karena bisa jadi doa kita tidak mustajabah. Ini berdampak buruk pada kita. Pelajaran 3 kalau kita berselisih pendapat, hendaklah mencari hakim yang pintar untuk menyelesaikan masalah (sebagai penengah). Ada 2 keluarga yang sholeh, akan dibuat keluarga ketiga yang sholeh juga. Pernikahan yang diberkahi. Hadis ini pernah dibuat film kartunnya di arab saudi. Anak-anak menikmati sekali, tanpa tahu itu adalah hadis nabi.

Contoh 2. Ada seorang laki-laki yang ingin berkunjung ke saudaranya di luar daerah. Alloh mengutus malaikat yang menyerupai manusia untuk mengikuti orang tersebut. Ketemu di jalan. Bertanyalah malaikat itu. Saya ingin berkunjung ke saudara saya di daerah ini. Apakah kamu ada hajat atau kepentingan duniawi yang ingin kamu cari? Mungkin hutang piutang atau jual beli atau urusan duniawi lain. Tidak ada, jawabnya. Hanya berkunjung karena mecintainya karena Alloh SWT. Maka orang tersebut mengaku, bahwa saya adalah utusan khusus untuk menemui kamu. Dia berkata, bahwa Alloh mencintai kamu sebagaimana kamu mencintai saudaramu.

Pelajaran 1, tingginya mencintai seseorang karena Alloh tanpa ada tendesi sunia, maka kita akan dicintai Alloh. Kalau Alloh sudah mencitai wah … itu segala-galanya. Seseungguhnya berhak mendapatkan cintaKu, dua orang yang saling mencintai karena Aku. Pantas mendapatkan cintaiKu, dua orang yang saling berkunjung karena aku. Kisah ini mengajarkan suatu akhlak yang mulai, yaitu cinta karena Alloh. Walaupun tidak ada perintah untuk saling berkunjung.

Hadist 3. Dari Abu Hurairah. Tidak ada manusia yang ketika lahir bisa bicara kecuali 3 orang (1) isa ibnu Maryam (2) bayi anak Jurait, orang alim, mengasingkan diri untuk ibadah. Tiba-tiba datang ibunya memanggil. Jurait berkata, Ya Alloh, ini panggilan ibu, saya menuntaskan sholat atau menemui ibu saya. Jurait menuntaskan sholat, dan ibunya pergi. Begitu sampai 3 hari. Akhirnya ibunya berdoa. Ya Alloh janganlah engkau wafatkan dia sebelum ia melihat ke wajahnya para wanita PSK yang tidak malu pada perbuatannya. Ada wanita berkata, Jika kalian izinkan, aku akan merayu dan menfitnahnya. Ia tidak mampu menggoda. Wanita itu berzina dengan seorang penggembala. Dia mengandung dan mengaku bahwa itu adalah anak hasil zina dengan Jurait.

Akhirnya Jurait di seret di jalan dan dikeler keliling desa. kamu ahli ibadah kok berzina. Jurait tidak tertawa. Sampai di depan rumah PSK, baru tertawa. Iya, saya tertawa, karena ini hukuman dari ibu saya. Ternyata ini benar terjadi. Kalau ada yang berzina, akan dibunuh. Tunjukkan bayi yang dilahirkan dari saya itu, saya sholat dulu yaa. Perut bayi ditekan sedikit. Dengan izin Alloh bayi itu berbicara. Siapa bapakmu? Bapak saya adalah pengembala. Akhirnya bani israil  berjanji akan membangun rumah dari emas untuk Jurait. Tidak usah, dari tganah saja gpp, jawab dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar