Jumat, 10 Januari 2020

Pengabulan Doa


Seringkali kita putus asa. Sudah banyak berdoa tapi tak satupun dikabulkan. Kadang nada sinis dari orang lain, ngapain berdoa toh tidak dikabulkan. Dampaknya kita menjadi malas, aras-arasen untuk menengadah pada Robb untuk memohon dan meminta sesuatu. Alloh SWT itu Maha Pengasih dan Maha Pemurah. Memberi apapun yang diminta hambanya. Tidak ada yang ditolak. Bentuk realisasi doa itu ada tiga macam.

Pertama, doa kita dikonversi untuk menebus dosa kita. Hampir setiap hari kita lalai akan Alloh dan menambah deposit dosa. Dengan berdoa tiap selesai sholat maka dosa kita berkurang. Kedua, doa yang kita panjatkan menjadi tabungan amal di akhirat nanti. Betapa senangnya, jika di akhirat nanti kita dipertontonkan amal kita yang banyak karena sering berdoa. Ketiga, ini yang paling murah, yaitu dikabulkannya doa sesuai dengan keinginan kita. Ini biasanya terkait dengan urusan dunia yang hanya bisa dinikmati sementara. Justru ini yang kita kejar dan paling serinmg dilantunkan.


Nomor dua dan tiga, tidak tampak dan tidak terasa. Oleh karenanya seringkali kita merasa doa kita tidak terkabul. Padahal dua hal itulah yang menyelamatkan kita di alam akhirat anti. Agama Islam mengajarkan doa untuk berbagai ragam aktivitas manusia, mulai doa mau makan, selesai makan, doa bangun tidur, akan tidur, akan bepergian, masuk dan keluar rumah, doa naik kendaraan, doa bercermin, doa masuk – keluar kamar mandi, doa menuntut ilmu, dan seterusnya dan seterusnya. Sejak saat ini marilah kita sering – sering berdoa tentu dengan sekhusuk- khusuknya dan seikhlas- ikhlasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar