Seringkali kita putus asa. Sudah banyak
berdoa tapi tak satupun dikabulkan. Kadang nada sinis dari orang lain, ngapain berdoa toh tidak dikabulkan. Dampaknya kita menjadi malas, aras-arasen untuk menengadah pada Robb
untuk memohon dan meminta sesuatu. Alloh SWT itu Maha Pengasih dan Maha Pemurah. Memberi apapun yang diminta
hambanya. Tidak ada yang ditolak. Bentuk realisasi doa itu ada tiga macam.
Pertama, doa kita
dikonversi untuk menebus dosa kita. Hampir setiap hari kita lalai akan Alloh
dan menambah deposit dosa. Dengan berdoa tiap selesai sholat maka dosa kita
berkurang. Kedua, doa yang kita panjatkan menjadi tabungan amal di akhirat
nanti. Betapa senangnya, jika di akhirat nanti kita dipertontonkan amal kita
yang banyak karena sering berdoa. Ketiga, ini yang paling murah, yaitu
dikabulkannya doa sesuai dengan keinginan kita. Ini biasanya terkait dengan
urusan dunia yang hanya bisa dinikmati sementara. Justru ini yang kita kejar
dan paling serinmg dilantunkan.
Nomor dua dan tiga, tidak tampak
dan tidak terasa. Oleh karenanya seringkali kita merasa doa kita tidak
terkabul. Padahal dua hal itulah yang menyelamatkan kita di alam akhirat anti. Agama
Islam mengajarkan doa untuk berbagai ragam aktivitas manusia, mulai doa mau
makan, selesai makan, doa bangun tidur, akan tidur, akan bepergian, masuk dan
keluar rumah, doa naik kendaraan, doa bercermin, doa masuk – keluar kamar
mandi, doa menuntut ilmu, dan seterusnya dan seterusnya. Sejak saat ini marilah
kita sering – sering berdoa tentu dengan sekhusuk- khusuknya dan seikhlas-
ikhlasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar