Kamis, 04 Desember 2014

Mengasah Soft Skills Guru

Coba sesekali dengarlah ‘rasan-rasan’ guru. Umumnya kalau tidak ngrasani pimpinan, ya ngrasani kebijakan pemerintah. Apalagi jika tunjangan belum cair, baik uang transport, tunjangan fungsional, mapun uang sertifikasi. Bisa-bisa mengajar tidak konsen. Sangat jarang guru ngrasani murid. Kalaupun ada hanya di sela-sela waktu, di kantin sekolah, saat siswa itu melanggar, atau saat ingat saja.


Tidak jarang guru menyalahkan siswa jika hasil belajar tidak bagus. Banyak alibi yang dikemukakan. Berbagai alasan akan dibuat se real mungkin. Tapi sangat jarang yang self instropection. Paling-paling sang guru berujar, saya lho sudah menyiapkan materi. Power point udah ada, LKS juga sudah dilatihkan. Review menjelang UTS/UAS ya sudah. Trik dan tips juga sudah dikasihkan. Pokoknya semua jurus sudah dilakukan. Tapi lha iya kok aneh, hasilnya cuma segitu doang. Apa yang salah?