Berikut nama-nama lain hari kiamat.
1. Al Qiyamah
2. Yaumud dien =
pembalasan
3. Yaumul Alhiroh
= hari akhir. Saat itu hari kemarin, besok dll sudah tidak ada, 1 hari = 1000
tahun di bumi, setara 50 ribu tahun
4. As Sya’ah =
sesaat. Karena ribuan tahun di bumi itu seperti sesaat. Datangnya tiba-tiba
5. Yaumul Khasroh
= penyesalan. Terutama yang tidak beriman (musrik, kafir, munafiq). Ingin kembali
ke bumi untuk berbuat kebaikan walau sesaat
6. Yaumul Mi’ad =
hari perjanjian. Ini hari yang dijanjikan Alloh, dipertemukan dengan Alloh. Hanya
ada 2 golongan saja, kanan (surga) dan kiri (neraka)
7. Yaumul Ba’ath =
hari kebangkitan (fisik dan non fisik, terutama manusia dan jin) krn dua mahluk
ini diberi akal.
8. Yaumul Fasl =
pemisah. Tegas antara yang benar dan salah.
9. Yaumut Talaaq =
saling bertemu, semua manusia dipertemukan dengan anak turun kita, juga nenek
moyang (yang beriman). Setiap orang ditemukan dengan amal perbuatannya.
10. Yaumul Jam’I =
dikumpulkan
11. Al Waqiah = Peristiwa
(dasyat), tidak ada yang melebihinya
12. Yaumut Taghobun
(64) = diungkap segala kesalahan dan dosa, banyak orang tertipu
13. Al Haa qooh =
sesuatu yang pasti, nyata terjadi
14. Qooriah =
dasyat, menakutkan, mengagetkan
15. At Thommatul
Qubro = bencana kecelakaan yang sangat dasyat
16. As Shookhoh =
suara yang sangat keras, memekakan telinga, mengagetkan. Bahkan yang di alam
kuburpun terbangun. Biasanya orang hidup bisa mati, tapi yang ini orang mati
bisa hidup.
17. Al Qhoosisyah =
yang menutup. Yang terbayang hanya rasa takut
QS. 101, Al
Qoriah, 11 ayat
Saat itu berat
(bobot) manusia tidak ada artinya, gunung seperti bulu/kapas yang dihembus oleh
angin. Gunung lepas dari bumi (beterbangan). Barang siapa yang berat
timbangannya (amal) mendapatkan kehidupan yang diridhoi, yang membahagiakan. Apa timbangan amal itu? ternyata amal bisa
diwujudkan dalam bentuk materi dan ditimbang. Siapa yang menimbang? (Alloh). Tidak
perlu proses, tidak perlu alat dst. Manusia saja yang punya akal, bisa
menimbnag, misal timbangan aliran listrik, timbangan suara (pulsa). Manusia saja
bisa menimbang hal yang tidak tampak. Barang siapa amal kebaikannya ringan, tempat
menginduknya haawiyah (tempat yang menjatuhkan (harkat martabat manusia yang
dianggap mulia). Amalnya dijatuhkan serendah rendahnya. Yaitu api menyala nyala
yang tidak kenal padam. Panasnya 70x panas api dunia (7000%). Padahal api dunia
bisa merontokan bangunan beton.
QS. Al
zalzalah , 8 ayat
Kiamat diawali
dengan zalzalah, gempa, guncangan. Bumi digoncang segoncang goncangnya. Padahal
gempa skala 7-8 saja, bangunan bisa hancur.
Apabila Bumi
digoncang segoncang goncangnya. Bumi memuntahkan segala isinya, terutama 2 hal
yaitu manusia (bangkai). Saat itu ruh dikembalikan ke jasadnya. Tidak tertukar,
karena sidik jari itu unik. Selain itu tambang2 dan batu permata, berlian berserakan.
jadi rebutan. an hnya tidak ada manusia yang mau mengambil, tidak butuh, saking
paniknya. ibu lari dari anaknya, dst. Disibukkan diri senidri, terbayang adzab
yang akan diterima.
Mereka panik,
bertanya, mengapa bumi seperti ini? Yang menjawab, bumi sendiri. Bumi berbicara
(menyampaiakn beritanya /informasi). Berita apa itu Rosul? Yaitu amal
perbuatan/perilaku mu yang pernah terjadi di atasnya. Bumi yang tampakanya
benda mati ternyata merekam aktivitas kita, pada saatnya akan mempresentasikan
laporannya. Perbaiki kualitas sujud kita. Sholat sunnah beda tenpat dengan
sholat fardhu. Bumi itu jujur, tidak bisa berbohong, apa adanya. Tidak punya
lidah yang tidak bertulang. Alloh yang memberi wahyu kepada bumi. (ilham
ghorishy). Kalau manusia ilham fitri, misal ke ibu nabi musa, untuk melemparkan
bayi musa ke sungai nil.
Setelah itu
pembagian golongan menjadi dua. Manusia keluar kubur, beterbangan, berhamburan,
untuk dipertunjukkan dihadapan mereka, segala amal perbuatannya. Siapa yang
berbuat kebaikan meskpun sebesar zarroh (biji sawi), benda terkecil (atom),
tidak terlihat mata. Pasti dapat melihat balasan kebaikannya. Dan sebaliknya. Istighfarlah,
karena itu bisa menghaus dosa. Juga shodaqoh dan berjalan menuju masjid.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar